Selasa, 11 Oktober 2011

SEJARAH FORMARA UNAIR

 

Cerita panjang tentang pembentukan organisasi Formara (Forum Mahasiswa Madura) di Universitas Airlangga memang penuh dengan lika-liku perjuangan yang tiada henti. Perjuangan dalam proses perintisan organisasi ke-Maduraan yang selama ini tidak ada, terus di galakkan pada zaman-zaman awal pembentukan (red.2006). Universitas Airlangga pada waktu itu, mungkin satu-satunya universitas negeri di Jawa Timur yang tidak mempunyai organisasi ke-maduraan. Problem yang terjadi tersebut yang membuat proses pembentukan organisasi bisa dikatakan sangat sulit pada awalnya, karena tidak adanya tanaman organisasi yang sudah mapan pada waktu sebelum-sebelumnya. Berawal dari keinginan untuk berkumpul sesama mahasiswa Madura dan merasa senasib sebagai seorang perantauan,obrolan-obrolan kecil di lorong-lorong kampus membuat Ghiroh mahasiswa madura semakin membara untuk secepatnya mendirikan perkumpulan organisasi ke-maduraan.

Proses-proses yang dilakukan memang awalannya pada penguatan jaringan baik sesama mahasiswa, maupun keinginannya pada level dosen. Tetapi memang proses pembentukannya tidak semudah membalikkan telapak tangan, kesibukan dengan dunia perkuliahaan dan banyaknya aktivitas di organisasi kampus yang melanda mahasiswa Madura membuat keinginan itu sempat terbengkalai. Setahun Kemudian ketika dirasa vakum,tidak adanya kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa unair yang memberikan briefing-briefing ke SMA-SMA di Madura yang layaknya kampus-kampus negeri lainnya bersama organisasinya masuk ke SMA-SMA untuk mempromosikan kampusnya. Keadaan tersebut yang membuat tersulutnya kembali semangat-

semangat yang sempat padam, bersama angkatan-angkatan baru yaitu 2007 proses perintisan kembali di gencarkan. Penelusuran jaringan mahasiswa Madura terus digalakkan di setiap wilayah kampus (A,B,C) ,dan tidak lupa mencari dosen yang dirasa bisa di banggakan sebagai orang Madura juga di telusuri.

Berawal dari ketidak sengajaan ketika mahasiswa fisip yang berasal dari Madura bertemu dengan salah satu dosen yang merupakan orang Madura yaitu Pak Qudzy Fauzi komunikasi berawal keluh kesah keinginan mahasiswa Madura untuk medirikan organisasi kedaerahan dengan berbagai problematika. Pada waktu itu yang menjadi momentum semakin kuatnya niatan untuk mendirikan organisasi mahasiswa Madura, yaitu Pak Qudsi siap untuk membantu dan siap untuk turun langsung untuk bersama mendirikan organisasi tersebut. Berawal dari hal tersebut langkah kita semakin kencang dan semakin masiv, komunikasi antar sesama mahasiswa Madura yang tersebar diseluruh wilayah kampus semakin gecar. Rapat-rapat kecil ,diskusi-diskusi lorong yang intensif semakin mendekatkan pada proses pembentukan organisasi mahasiswa Madura. Pada akhirnya ditentukanlah tanggal 25 Januari 2009 sebagai Rapat besar yang mempertemukan semua elemen mahasiswa di setiap fakultas dan wilayah kampus yang dihadiri Pak Qudzy yang bertempatkan di Masjid Nuruzzaman. Pada waktu itu merupakan Klimaks dari perjalanan perintisan organisasi yang selama ini sulit menemukan muaranya, semua keinginan dan harapan disampaikan pada waktu itu. Tidak terlalu berpikir panjang mahasiswa Madura yang berkumpul pada waktu sepakat untuk membentuk suatu forum yang mewadahi mahasiswa Madura yang berlingkup di Universitas Airlangga. Berawa dari ucapan Bismilllahirohmanirrohim Forum Mahasiswa Madura

 

(FORMARA) di deklarasikan keberdaanya, tepat jam 16.30 Wib dengan di tentukannya:

1. Nova Haryanto (Ilmu Politik,2006) sebagai ketua

2. Mohammad Ali Mufti (Administrasi Negara, 2007) sebagai Sekjen

3. Nanda (Farmasi, 2006) sebagai bendahara

4. Tamrin ( Ilmu Hukum,2005) sebagai Kordinator wilayah Kampus B I

5. Gilang Primajaya ( Sastra Inggris,2006) sebagai Kordinator wilayah Kampus B II

6. Abdul Ghofur (Ilmu Kedokteran, 2006) Sebagai Kordinator wilayah Kampus A

7. Ahmad Faiz kudlari Thoha (Biologi,2005) Sebagai Kordinator wilayah Kampus C

8. Bpk.Drs.Qudzy Fauzi,MM Sebagai Pembina Formara

Dan pada waktu itu juga di hadiri para peserta sebagai saksi dalam pendirian Formara yaitu, Riza (ekonomi Pembangunan,2007),Yopi cahya (Fisika,2007), Sohibul imam (Fisika,2007) Eni (keperawatan 2007), Ririk (Keperwatan,2007), Asih (Keperawatan,2007) dan juga ada nama-nama yang terlupakan

Indentitas nama Formara (forum Mahasiswa Madura) yang dipilih pada waktu itu, berlandaskan pada keinginan mahasiswa Madura yang sedang menempuh kuliah di Universitas Airlangga untuk menyatukan diri tanpa terbelah atas nama daerah-daerah yang terdapat di Madura (Bangkalan,Sampang, Pamekasan, Sumenep). Integritas kedaerahaan wilayah tersebut dirasa perlu,sebab tidak ada pembeda yang sangat signifikan antar salah satu daerahnya. Spirit yang di usung seharusnya akan terus bertahan meskipun tempaan zaman yang penuh dinamika, Madura adalah 1 tanpa belahan-belahan lainnya. Smoga berdirinya

1 komentar: